Kamis, 29 September 2011

RADAR CHAOS FREE FLYING GAME

Game online ini sangat menarik, meskipun tampilannya sangat membosankan. Permainan ini mengajak anda untuk menjadi seorang Air Traffic Controller yang bertugas mengatur lalu lintas pesawat udara yang akan landing maupun take off dari bandara Anda. Tugas utama anda adalah memberikan panduan kepada pilot dengan mengatur ketinggian dan kecepatan pesawat supaya tidak terjadi kecelakaan fatal di wilayah bandara Anda. 

Dalam hal ini anda harus menjaga jarak antarpesawat sejauh 3 miles horisontal atau sejauh 1000 feet horizontal. Dalam permainan ini Anda akan dipromosikan naik jabatan bila hasil kerja Anda bagus dan memuaskan atasan, mulai dari new hire, power crew member, senior member, tin pusher dll. Kemampuan Anda dalam mengatur pesawat juga akan dinilai oleh para pilot melalui pilot satisfaction diagram. Selamat Bertugas.

SHUTTLE BUS FREE RACING

Anda sebagai driver shuttle bus di sebuah bandara Los Angelos, Amerika. bertugas menjemput penumpang pesawat di terminal bandara dan mengantar mereka dengan selamat dan tepat waktu ke pesawat yang akan mereka tumpangi.Selamat bertugas.

CSCS PARKING FREE RACING GAME

Game online, sebagai truck driver bertugas membawa palet dan kontainer dari pelabuhan ke pelabuhan. Anda juga harus bisa mengoperasikan forklift dan sebagai operator crane bertugas bongkar muat dari kapal kargo ke truck dan sebaliknya.

Sabtu, 25 Juni 2011

ABU NAWAS MENGAJAR LEMBU SULTAN HARUNURRASYID MENGAJI QURAN

“Hai, Sahayaku,” titah Sultan Harunurrasyid pada suatu hari kepada seorang hambanya, “Pergilah engkau panggil Abu Nawas! Suruh dia datang menghadap aku pada hari ini juga!”
Maka hamba raja itu pun pergilah ke rumah Abu Nawas. Serta sampai, maka katanya, “Hai, Abu Nawas, Tuan hamba dipersilakan duli Yang Dipertuan datang ke istana.”
Tiada berapa lama antaranya hadirlah Abu Nawas di istana baginda Sultan Harunurrasyid. Maka sabda baginda kepadanya, “Hai, Abu Nawas, adapun engkau aku panggil menghadap ini, karena aku hendak minta kepadamu mengajar lembuku mengaji Quran. Jikalau lembu itu tiada tahu mengaji niscaya aku suruh bunuh engkau.”

Rabu, 22 Juni 2011

ORANG MISKIN DENGAN KOLAM YANG DINGIN AIRNYA

Di dalam negeri Bagdad adalah seorang saudagar yang mempunyai sebuah kolam tempat mandi, terlalu sejuk airnya. Tiada seorang jua pun yang tahan berendam barang setengah malam di dalamnya.

Suatu hari saudagar itu berkata, “Barangsiapa yang tahan berendam di dalam kolam itu satu malam, akan kuberi uang sepuluh ringgit.”

Maka banyaklah orang yang mencoba-coba masuk ke dalam kolam itu, tetapi tak ada yang tahan semalam. Setahan-tahannya hanya sepertiga malam saja.

Sekali peristiwa datanglah seorang-orang miskin minta-minta kepada saudagar itu. Kata saudagar itu kepadanya, “Hai, derwis, maukah engkau masuk ke dalam kolamku ini barang semalam saja? Jika engkau tahan, aku beri upah sepuluh ringgit.”

SEORANG SAUDAGAR DENGAN NAZARNYA

Di dalam negeri Kopah adalah diam seorang saudagar laki-laki. Ia sudah beberapa lamanya rindu akan seorang anak, tetapi belum juga diperolehnya. Suatu hari ia berkata kepada istrinya, “Ya, Adinda, baiklah kita bernazar kepada Allah subhanahu wataala. Jikalau kita diberi Allah seorang anak laki-laki, aku akan memotong seekor kambing yang besar dan lebar tanduknya sejengkal; aku sedekahkan dagingnya kepada fakir dan miskin di dalam negeri ini.”

Dengan takdir Allah taala istri saudagar itu pun hamil. Bukan buatan besar hati saudagar itu melihat hal istrinya demikian itu. Setelah sampai bulannya, perempuan itu pun melahirkan seorang anak laki-laki yang terlalu baik parasnya. Saudagar itu menaburkan uang perak kira-kira seribu ringgit serta bersedekah kepada fakir  dan miskin dan menjamu mereka itu makan minum.

ABU NAWAS MENJADI RAJA SESAAT SAJA

Sekali peristiwa, tatkala dilihat oleh Sultan Harunurrasyid hanya Abu Nawas seorang yang tiada hadir menghadap baginda, maka sabda baginda kepada hambanya, “Hai, hambaku, panggil olehmu Abu Nawas sekarang ini juga!”

Setelah sujud ke hadirat baginda, berjalanlah hamba itu ke rumah Abu Nawas. Kebetulan Abu Nawas ada di rumahnya, sedang duduk mengaji Quran. Kata hamba raja itu kepadanya, “Hai, Abu Nawas, Tuan hamba dipanggil oleh duli Yang Dipertuan ke istana.”

Jawab Abu Nawas, “Apa maksud baginda maka baginda menyuruh engkau memanggil aku ini?” Kata hamba raja itu pula, “Wallahu alam, hamba tiada tahu, melainkan hamba disuruh memanggil Tuan hamba ini sekarang juga, karena duli Syah Alam lama sudah menantikan Tuan hamba.”

web referer



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
free counters